BANGGA MENJADI GURU

November 25, 2009

Geologi dan Asal Usul Bumi, Kiamat serta Hubungannya dengan Al-Qur’an dan As-sunnah

Filed under: Islam — sabrinafauza @ 2:50 am

Sungguh tidak dapat dipungkiri lagi bahwa ajaran Islam yang telah dibawa oleh Baginda Nabi Muhammad Saw adalah benar dan membenarkan. Dalam sebuah kesempatan Profesor Alfred Kroner berkata: “….bahwa beberapa pernyataan yang dibuat pada saat tidak dapat ditunjukkan, tetapi metode ilmiah modern sekarang pada posisi yang membuktikan apa yang dikatakan Muhammad 1400 tahun yang lalu”

Profesor Alfred Kroner, adalah salah satu ahli geologi terkenal dunia. Dia adalah ahli geologi dan Ketua Jurusan Geologi Institut Geosciences, Universitas Johannes Gutterburg, Mainz, Jerman. Disatu kesempatan dia menunjukkan beberapa ayat Al-Qur`an dan Hadist Nabi Muhammad Saw. Dia mempelajari dan memberikan komentarnya. Berikut hasil diskusi yang dilakukan antara Abdullah M. al-Rehaili dan sang Profesor:

Profesor Kroner berkata “Pikirkan tentang beberapa pertanyaan ini dan pikirkan Nabi Muhammad itu datang dari mana, dia datang dari suku Badui.[2]. Saya pikir, semuanya itu hampir tidak mungkin dia dapat mengetahui segala hal seperti asal-usul alam semesta secara umum, sebab ilmuwan baru dapat menentukan hal itu pada tabun-tahun terakhir dengan metode yang sangat rumit dan teknologi yang canggih untuk hal ini”
[2]. Muhammad tidak dilahirkan dari Suku badui, tetapi dilahirkan dari suku perkotaan. yaitu Bani Hasyim.

Profesor Kroner memilih contoh dari Al-Qur`an yang membuktikan kepadanya bahwa Al-Qur`an tidak datang dari Nabi Muhammad Saw. Contoh yang diambil Profesor Kroner ini adalah sebuah gambaran dari Al­-Qur`an yang membuktikan kenyataan bahwa alam semesta ini dimulai dalam satu kesatuan yang benar­-benar ada. Allah Yang Maha Agung dan Maha Mulia berfiman:
“Dan apakah orang orang kafir itu tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” (QS. al-Anbiyaa` [21] : 30)

Arti “ratgan” pada ayat ini, sebagaimana Ibnu Abbas, mujahid dan yang lainnya berkata, Allah akan senang dengan semuanya akan mereka, langit dan bumi yang ditancapkan bersama atau paduan atau campuran yang bersama, kemudian mereka dipisahkan dari satu dengan yang lain. Profesor Kroner menggunakan hal ini sebagai contoh untuk membuktikan bahwa tidak ada manusia yang hidup pada masa Nabi Muhammad Saw yang dapat mengetahui hal ini.
Profesor Kroner menyatakan: “Seseorang yang tidak tahu sesuatu tentang fisika nuklir 1400 tahun yang lalu, saya pikir, tidak dapat dalam posisi ini untuk mengetahui dari pemikirannya sendiri untuk kejadian bahwa bumi dan langit memiliki asal-usul yang sama atau beberapa pertanyaan yang lain yang kami diskusikan di sini”

Profesor Kroner, hal ini terlihat oleh kita, bahwa dia memiliki pembawaan yang bersifat mengelak. Sebagai contoh, kami menyatakannya untuk menggambarkan kondisi geologi Arab. Apakah Arab itu penuh dengan kebun buah-buahan dan sungai? Dia berkata: “Selama zaman es dan telah diketahui lebih jauh bahwa gunung es yang terapung di kutub utara secara perlahan bergerak menuju ke selatan. Ketika gunung es kutub itu secara relatif mendekat ke Jazirah Arab, cuaca akan berubah dan negara Arab akan menjadi satu dari daerah yang paling hijau dan paling basah di dunia. Kami bertanya kepadanya: “Apakah Arab itu akan menjadi daratan yang dipenuhi dengan kebun buah-buahan dan sungai?” Dia menjawab: “Ya, hal ini adalah fakta ilmiah.”

Hal ini mengherankan kami, dan kami heran bagaimana dia membuat pernyataan ini sebagai fakta ilmiah padahal hal ini berhubungan dengan masa depan dan kami bertanya: “Mengapa?” Dia menjawab: “Sebab zaman es pada dasarnya telah dimulai. Dan kita dapat melihat es yang bergerak sangat perlahan, sekali lagi, dari kutub Utara menuju ke selatan. Pada kenyataannya, es di kutub sekarang mendekati Jazirah Arab secara perlahan. Kita dapat melihat tanda es ini dari badai salju yang menyerang bagian utara Eropa dan Amerika setiap musim dingin. Para ilmuwan telah melihat tanda-tanda lain dan informasi yang menunjukkan dimulainya zaman es. Inilah fakta ilmiah”

Kami mengatakan kepadanya: “Apakah yang baru saja Anda sebutkan itu hanya diketahui ilmuwan setelah penelitian yang lama dan dengan bantuan peralatan tertentu. Tetapi kami telah mendapatkan yang Anda sebutkan itu dari Nabi Muhammad Saw 1400 tahun yang lalu. Beliau bersabda di dalam hadistnya yang diteruskan di dalam Shahih Muslim.
“Hari kiamat itu tidak akan datang kepada kita sampai daratan Arab itu sekali lagi akan menjadi padang rumput dan dipenuhi dengan sungai” (HR. Muslim)

Pada pokok persoalan ini kami bertanya kepada Profesor Kroner: “Siapa yang mengajarkan Nabi Muhammad Saw bahwa daratan Arab itu sekali lagi akan dipenuhi dengan kebun buah-buahan dan sungai?” Dia langsung menjawab: “Bangsa Romawi”. Hal ini mengingatkan kami akan kemampuan Profesor Kroner untuk mengelak. Kami bertanya kepadanya pertanyaan lain: “Akan tetapi siapa yang memberitahukan Nabi Muhammad Saw bahwa daratan Arab sekali lagi akan menjadi padang rumput dan dipenuhi dengan sungai?” Profesor Kroner menjadi mengelak jika malu, akan tetapi sewaktu atau pada saat dia dihadapkan dengan kebenaran, dia cukup berani untuk menyatakan pendapatnya secara blak-blakan dan dengan demikian dia menjawab: Ia dapat mengetahuinya hanya melalui petunjuk dari yang di atas.

Akhirnya, setelah kami berbicara dengannya, dia membuat komentar sebagai berikut:
“Jika Anda menggabungkan semua ini dan menggabungkan semua pernyataan itu maka di dalam Al-Qur`an juga ada ayat yang berhubungan dengan bumi dan formasi dari bumi dan ilmu pengetahuan secara umum, Anda dapat mengatakan secara mendasar bahwa pernyataan itu dibuat dalam beberapa cara yang benar. Mereka sekarang dapat ditegaskan dengan metode ilmiah dan pada cara yang dapat Anda katakan bahwa Al-Qur`an adalah buku teks ilmu pengetahuan yang simpel dan sederhana untuk orang yang sederhana. Pernyataan itu dibuat pada saat atau zaman yang tidak dapat dibuktikan dengan metode modern secara ilmiah yang sekarang pada posisi yang dapat ditunjukkan dengan apa yang dikatakan Nabi Muhammad 1.400 tahun yang lalu”

Sehingga sekarang mengapakah masih saja banyak diantara kita yang tetap mengingkari kebenaran yang telah ada sejak 14 abad yang lalu dan telah dibuktikan secara ilmiah pada saat sekarang? Padahal Allah Swt telah berfirman:
“Al-Qur`an ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam. Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al-Qur`an setelah beberapa waktu lagi” (QS. Shaad [38] : 87-88)

Saudaraku sekalian, semoga dengan pembuktian diatas bisa dijadikan sebagai tolak ukur semangat dan motivasi diri kita untuk terus berusaha mengembalikan kodrat dan kewajiban kita sebagai hamba yang patuh dan mengikuti apa yang telah Allah Swt berikan yaitu ajaran Islam Al-Qur`an dan Sunnah Rasululah Saw. Amiin.

Wallahu a`lam bish-showwab.

Yogyakarta, 15 Juni 2009
Mashudi Antoro (Oedi`)

[Disadur dari: Abdullah M. al-Rehaili, 1999. Dalam bukunya: ”Bukti Kebenaran Qur`an” atau dalam judul aslinya: This is The Truth, Newly Discovered Scientific Focts Revealed in the Quran & Authentic Hadeeth]

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: